Hadits:
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ وَأَبُو الطَّاهِرِ وَأَحْمَدُ بْنُ عِيسَى قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma'ruf dan Abu Ath Thahir serta Ahmad bin 'Isa mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb; Telah mengabarkan kepadaku 'Amru, yaitu Ibnu al-Harits dari 'Abdu Rabbih bin Sa'id dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah 'azza wajalla." (HR Muslim).
Hadits lainnya:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al-Mutsanna telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az Zubairi telah menceritakan kepada kami 'Umar bin Sa'id bin Abu Husain dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Atha`bin Abu Rabah dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Allah tidak akan menurunkan penyakit melainkan menurunkan obatnya juga." (HR Bukhari).
Hadits yang lain menyebutkan:
كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَجَاءَتِ اْلأَعْرَابُ، فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَنَتَدَاوَى؟ فَقَالَ: نَعَمْ يَا عِبَادَ اللهِ، تَدَاوَوْا، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلاَّ وَضَعَ لَهُ شِفَاءً غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ. قَالُوا: مَا هُوَ؟ قَالَ: الْهَرَمُ
Aku pernah berada di samping Rasulullah, Lalu datanglah serombongan Arab Badui. Mereka bertanya, 'Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?' Beliau menjawab, 'Iya, wahai para hamba Allah, berobatlah. Sebab, Allah tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.' Mereka bertanya, 'Penyakit apa itu?' Beliau menjawab, 'Penyakit tua.'" (HR Ahmad).
Semua Penyakit Ada Obatnya
Tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan berdasarkan hadist-hadist diatas, kecuali "Penyakit Tua", berikut penjelasan singkat dari terapis :
Telah dikisahkan kepada kita bahwa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, penyakit itu akan sembuh dengan izin Allah 'Azza Wajalla." Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim. Dalam hadis lain juga disebutkan bahwa Allah tidak akan menurunkan penyakit kecuali akan menurunkan obatnya juga. Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari.
Hadis-hadis tersebut menunjukkan betapa pentingnya mencari obat untuk penyakit yang kita derita. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mengizinkan umatnya untuk mencari pengobatan jika mereka sakit. Allah 'Azza Wajalla telah menurunkan obat untuk setiap penyakit yang ada. Sebagai hamba-Nya, kita memiliki kewajiban untuk mencari pengobatan yang tepat.
Dalam dialog antara seorang Arab Badui dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, Arab Badui bertanya apakah mereka boleh berobat. Rasulullah menjawab dengan tegas bahwa mereka diperbolehkan untuk mencari pengobatan. Allah tidaklah menurunkan sebuah penyakit tanpa menurunkan obatnya. Hanya ada satu penyakit yang tidak memiliki obat, yaitu penyakit tua.
Dari hadis-hadis ini, kita dapat belajar bahwa mencari pengobatan adalah suatu tindakan yang dianjurkan dalam agama Islam. Kita harus menjaga kesehatan dan mengobati penyakit yang kita alami. Allah 'Azza Wajalla telah memberikan kebaikan kepada umat-Nya dengan menyediakan obat-obatan untuk mereka.
Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mencari pengobatan ketika sakit. Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Jika kita menemukan obat yang tepat, penyakit yang kita alami dapat sembuh dengan izin Allah 'Azza Wajalla.
Dalam mencari obat untuk penyakit, kita juga harus mengingat bahwa semua obat berasal dari Allah 'Azza Wajalla. Kita harus mengambil obat dengan penuh rasa syukur kepada-Nya. Kita tidak boleh bergantung sepenuhnya pada obat-obatan modern atau pengobatan alternatif, tetapi kita harus mengandalkan kekuatan Allah dalam proses penyembuhan.
Selain itu, kita juga harus menjaga kesehatan dengan cara hidup sehat. Makan makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan tidur yang cukup adalah langkah-langkah yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Dengan menjaga pola hidup yang sehat, kita dapat mencegah banyak penyakit dan mengurangi risiko penyakit yang lebih serius.
Dalam Islam, menjaga kesehatan adalah suatu bentuk ibadah. Allah memperintahkan kita untuk merawat diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu, kita harus bijak dalam mencari obat dan menjaga kesehatan tubuh kita. Setiap penyakit ada obatnya, dan dengan izin Allah 'Azza Wajalla, kita dapat sembuh dari penyakit yang kita derita.

